Jumat, 20 Mei 2011

Artikerl Multi Media

Artikel multimedia

Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia Game.

Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.

Abstract
Multimedia technology is combine computer hardware and software with electronics technology, developing along with using most multimedia technology in aspect activity. Multimedia CBT application is hoped will help BAPEDALDA duty to presentation or visualization : sampling technique, procedure, laboratory tools visualization, laboratory analyst technique which follow role of government with understanding laboratory environment to accurate data result, than it’s can give precise information to community who need it. This activity is cooperation informatic division in Indonesian Institute of sciences with BAPEDALDA east java.

Intisari
Teknologi Multimedia merupakan perpaduan dari teknologi komputer baik perangkat keras maupun perangkat lunak dengan teknologi elektronik, perkembangan serta pemanfaatan teknologi multimedia banyak digunakan hampir diseluruh aspek kegiatan.
Pada aplikasi multimedia CBT ini diharapkan akan membantu dalam tugas – tugas Bapedalda dalam mempersentasikan atau memvisualisasikan: teknik – teknik sampling, prosedur – prosedur, visualisai peralatan lab, teknik analisis laboratorium yang diikuti dengan aturan pemerintah dll, serta tentang pemahaman peran laboratorium lingkungan dalam menghasilkan data – data yang akurat, sehingga dapat memberikan informasi yang tepat bagi masyarakat yang membutuhkannya.
Kegiatan ini merupakan kerjasama Pusat Penelitian Pengembangan Informatika dan Ilmu Komputer (PUSLITBANG INKOM) – LIPI dengan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah (BAPEDALDA) - Jawa Barat

Pendahuluan
Lahirnya teknologi multimedia adalah hasil dari perpaduan kemajuan teknologi elektronik, teknik komputer dan perangkat lunak. Kemampuan penyimpanan dan pengolahan gambar digital dalam belasan juta warna dengan resolusi tinggi serta reproduksi suara maupun video dalam bentuk digital, Multimedia merupakan konsep dan teknologi dari unsur - unsur gambar, suara, animasi serta video disatukan didalam komputer untuk disimpan, diproses dan disajikan guna membentuk interaktif yang sangat inovatif antara komputer dengan user, Bila dibandingkan dengan informasi dalam bentuk teks (huruf dan angka) yang umumnya terdapat pada komputer saat ini, tentu informasi dalam bentuk multimedia yang dapat diterima dengan kedua indra penglihatan manusia dalam bentuk yang sesuai dengan aslinya atau dalam dunia yang sesungguhnya (reality).

Guna lebih meningkatkan pemahaman akan peran laboratorium lingkungan dan penguasaan materi yang berkenaan dengan laboratorium lingkungan di tingkat pelaksana (kabupaten atau kota) seperti : jenis alat, materi, bahan, prosedur kerja dan lain – lain diperlukan suatu media yang efektif yang dapat menyampaikan informasi.
Salah satu media informasi yang paling elektif adalah media visualisasi multimedia computer base training (CBT) dalam CDROM yang dijalankan diatas perangkat komputer, dengan konsep multimedia CBT, informasi yang ditampilkan secara efektif dan atraktif, sehingga penyerapan informasi oleh penguna menjadi lebih baik.
Dalam hal ini Bapedalda Jawa Barat memahami betapa pentingnya laboratorium lingkungan dalam pengeloaan lingkungan terutama dalam menghasilkan data – data yang akurat, sehingga dapat memberikan informasi yang tepat dalam pengambilan keputusan.

Pengembangan Multimedia CBT
Dalam Pengembangan Multimedia CBT Laboratorium Lingkungan melalui tahapan – tahapan diantaranya:
1. Penentuan tujuan pengembangan aplikasi dan persyaratan aplikasi
Tujuan dan manfaat yang dicapai dengan pengembangan Multimedia CBT laboratorium lingkungan ini adalah :
• Meningkatkan kesadaran aparat, instansi terkait serta tentang pentingnya suatu laboratorium lingkungan dalam mendukung kegiatan khususnya dalam hal mendapatkan suatu validitas data;
• Tersedianya paket presentasi atraktif terpadu dari beberapa masalah yang lazim terjadi di daerah yang pada akhirnya dapat disadari akan pentingnya “good laboratory practice‿;
• Tersedianya suatu panduan laboratorium lingkungan dalam bentuk visualisasi elektronic yang berisikan peraturan, prosedure kerja, alat – alat laboratorium dan pratik pengukuran terhadap paramenter yang lazim digunakan;
• Tersedianya stock foto slide yang akraktif dan cukup baik dan dapat dipergunakan sekaligus dalam pembuatan layanan masyarakat.
2. Perancangan aplikasi/disain
3. Pembuatan storyboards (alur jalannya aplikasi multimedia)
4. Pembuatan/Pengolahan data –data digital, mencakup hal – hal seperti:
- penentuan jenis data digital yg hendak ditampilkan
- pembuatan dan pengumpulkan materi yang diperlukan
- Digitasi
- Pengolahan data digital dan konversi format data digital
5. Pemrograman aplikasi dengan menggunakan Multimedia Authoring System
6. Pengujian aplikasi
7. Distribusi aplikasi
8. Pemeliharaan aplikasi [1]

Pada tahapan – tahapan ini menghasilkan suatu aplikasi Multimedia CBT laboratorium lingkungan yang dapat dapat dijalankan langsung dari sebuah CDROM pada perangkat komputer berkemampuan multimedia yang memiliki karakteristik utama, meliputi sebagai berikut :
1. Animasi logo Pemda Jawa Barat pada pembukaan
2. Data tentang laboratorium lingkungan di wilayah Jawa Barat
3. Referensi dasar hukum dari laboratorium lingkungan yang lengkap : SK.Gubernur, Kep.Men.Lingkungan hidup
4. Video klip tentang teknik sampling air
5. Video klip yang menggambarkan beberapa proses analisa
Seperti pada gambar 1.Logo menu awal dari Multimedia CBT

Jumat, 13 Mei 2011

Tips Merawat Kesehatan Mata Kita

Mata adalah organ tubuh yang paling menakjubkan. Mata adalah jendela dunia. Dengan mata kita dapat melihat hijaunya daun, birunya langit, warna warni bunga, putihnya salju dan segala keindahan dunia lainnya. Setelah bertahun tahun hidup dalam keindahan itu, apa yang terjadi bila semuanya tiba tiba berubah menjadi gelap?
Kebutaan atau hilangnya penglihatan merupakan masalah utama kesehatan di beberapa negara baik negara berkembang maupun negara maju. Di Amerika, hampir 3,3 juta penduduk yang berusia diatas 40 tahun mengalami kebutaan oleh karena berbagai sebab. 
Penyebab kebutaan utama adalah karena proses penuaan seperti penyakit katarak (kekeruhan pada lensa mata), glaucoma, retinopathy diabetic dan degenerasi makular. Disamping itu, wanita hamil juga rentan terhadap kebutaan akibat dari ketidakstabilan kadar hormon, tekanan darah tinggi dan diabetes.
Dalam dunia kesehatan jamak kita mendengar istilah ‘lebih baik mencegah daripada mengobati’. Begitu pula halnya dengan masalah kesehatan mata. Akan lebih baik jika sedari dini kita menyadari akan faktor faktor resiko yang membahayakan kesehatan mata sehingga sedapat mungkin kita hindari.
Faktor faktor resiko tersebut dapat berasal dari pekerjaan yang kita lakukan sehari hari serta kebiasaan kebiasaan buruk yang sering kita lakukan di rumah. Berikut faktor faktor resiko yang membahayakan kesehatan mata di tempat kita bekerja :
  • Bahan bahan iritan dan korosif.
  • Kilatan cahaya yang terlalu terang.
  • Radiasi ultraviolet dari pekerjaan yang berhubungan dengan listrik.
  • Ranting ranting pohon.
  • Debu dan kotoran.
  • Partikel partikel kecil dari kegiatan pemotongan besi, gergaji, penggalian dan aktifitas lainnya.
  • Serpihan fiber dari fiberglass.
Jika karena pekerjaan anda tidak bisa menghindar dari faktor faktor resiko tersebut, anda harus menggunakan alat pelindung mata yang sesuai standar. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih kaca pelindung mata adalah :
  • Tidak mudah tergores dan memiliki kualitas yang bagus.
  • Mengikuti standar keamanan Internasional untuk pelindung mata.
  • Mempunyai ventilasi yang bagus.
  • Terlihat jelas.
  • Tidak menganggu penglihatan.
  • Dapat melindungi mata dari radiasi yang berbahaya.
  • Tidak menganggu kenyamanan bekerja.
  • Ringan dan sesuai dengan ukuran mata anda.
Selain pelindung mekanis, jangan lupakan melindungi mata dari dalam tubuh dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin, anti oksidan dan mineral yang cukup. Hindari makanan makanan buruk yang tidak bagus untuk kesehatan secara umum.
Untuk mencegah penularan penyakit infeksi mata, anda dapat melakukan langkah langkah berikut :
  • Biasakan untuk mencuci tangan sebelum atau setelah melakukan aktifitas tertentu.
  • Hindari bertukar tukar alat rias mata atau obat tetes mata.
  • Jangan menyentuh ujung dari obat tetes mata dengan tangan.
  • Jangan membasahi lensa kontak anda dengan mulut atau air ludah.
Dengan melakukan hal hal tersebut diatas maka anda akan tetap dapat menikmati indahnya dunia saat memasuki usia 40 tahun.

Pengertian Algoritma

Pengertian Algoritma

Algoritma merupakan prosedur komputasi yang terdefinisi dengan baik ( dari initial state ke terminal state ) yang menerima himpunan ( input ) untuk menyelesaikan suatu masalah yang menghasilkan himpunan output. Suatu algoritma dikatakan benar apabila himpunan input menghasilkan output yang benar.  Langkah logis berarti algoritma tidak harus mengikuti urutan tertentu, dan tidak melompati langkah yang lain
Contoh algoritma pengurutan angka (sorting) memiliki:
- Input : Himpunan n bilangan (a1, a2, a3, …, an)
seperti: 5, 3, 4, 2, 1
- Output : Himpunan n bilangan terurut (a’1, a’2, a’3, …, a’n)
seperti: 1, 2, 3, 4, 5
Contoh permasalahan yang diselesaikan algoritma:
Human Genome Project mengidentifikasi 100,000 gen DNA manusia yang menentukan 3 miliar pasang kimia pembentuk DNA.
Data tersebut disimpan dalam database dan memerlukan aplikasi analisis data. Algoritma melakukan penyimpanan dan analisis yang cepat.
Internet untuk pencarian informasi melalui mesin pencarian (search engines) : Algoritma membantu pencarian informasi yang cepat dan cerdas.
Peta perjalanan terdapat tempat tujuan yang ingin dicapai dari tempat asal : Algoritma memberikan solusi pencarian jalan terpendek dan tercepat untuk menampilkan rute dari tempat asal ke tempat tujuan tersebut.
Kriteria dari suatu algoritma :
Input: algoritma dapat memiliki nol atau lebih inputan dari luar.Instruksi : sintaks (cara pengkodean) sesuai bahasa pemrograman yang dipakai dan mengandung komponen input, output, proses, seleksi, dan perulangan yang menugaskan komputer untuk mengeksekusi suatu perintah tertentu.
Output: algoritma harus memiliki minimal satu buah output/keluaran.
Definiteness (pasti): algoritma memiliki instruksi-instruksi yang jelas dan tidak ambigu.
Finiteness (ada batas): algoritma harus memiliki titik berhenti (stopping role).
Effectiveness (tepat dan efisien): algoritma sebisa mungkin harus dapat dilaksanakan dan efektif
Contoh instruksi yang tidak efektif adalah: A=A+0 atau A=A*1
Program adalah Kumpulan instruksi-instruksi (source code) yang dibuat oleh programmer (pembuat program) untuk menyelesaikan suatu masalah pada komputer
Algoritma menempati posisi di bagian implementasi
Pemrogram melakukan proses coding (pembuatan program).
Bahasa pemrograman : Alat untuk membuat program.
Perbedaan: cara memberikan instruksi.
Persamaan: output/pemecahan masalah yang dicapai.
Contoh bahasa pemrograman:
COBOL (Common Business Oriented Language)
FORTRAN (FORmula TRANslation)
BASIC (Beginner All-purpose Symbolic Instructional Code)
Pascal (dinamakan untuk Blaise Pascal)
Ada (dinamakan untuk Ada Lovelace)
C (pengembang bahasa B)
Visual Basic (mirip BASIC, buatan Microsoft)
Delphi (mirip Pascal, buatan Borland)
C++ (bahasa berorientasi object, berbasiskan C)
C# (mirip Java, buatan Microsoft)
Java
Pengekspresian algoritma :
Alur pengekspresian algoritma dituangkan secara tertulis
Alur pengekspresian: alur pemikiran, sehingga algoritma setiap orang berbeda
Tertulis: algoritma berupa tulisan/kalimat, gambar, atau tabel
Algoritma dapat menggunakan beberapa metode :
Tulisan/kalimat: pseudocode
Pseudocode :
Berasal dari kata pseudo dan code, berarti kode yang tidak sebenarnya Umumnya dimulai dengan kata “BEGIN” dan diakhiri “END”
IF-THEN dan ELSE digunakan untuk operasi percabangan/seleksi
WHILE dan DO-WHILE digunakan untuk operasi perulangan
Deskripsi informal untuk algoritma pada pemrograman komputer
Tujuan: memudahkan manusia untuk membaca bahasa pemrograman konvensional
Tidak ada standar untuk pseudocode karena bukan program yang dapat dieksekusi
Umumnya dimulai dengan kata “BEGIN” dan diakhiri “END”
IF-THEN dan ELSE digunakan untuk operasi percabangan/seleksi
WHILE dan DO-WHILE digunakan untuk operasi perulangan
Contoh pseudocode untuk melakukan panggilan melalui telepon:
BEGIN
Hold Up The Phhone
WHILE not dial
Press dial button
If Connected THEN
WHILE Not Finished
Talking
Hold Down The Phone
END
Contoh pseudocode untuk mengecek apakah bilangan genap atau ganjil:
BEGIN
Number = Input Number
Result = Number % 2
IF Result = 0
THEN Print “The Number Is Even Number”
ELSE
THEN Print “The Number Is Odd Number”
Flowchart ( Diagram Alur ) adalah Representasi skematik dari suatu algoritma atau proses.
Skematik: penggunaan diagram untuk merepresentasikan elemen suatu sistem menggunakan simbol-simbol abstrak yang bukan sesungguhnya.
Contoh: bangunan pada peta disimbolkan dengan titik, gunung disimbolkan dengan segitiga
Algoritma berasal dari nama seorang ahli astronomi dan matematik Persia (Iran), Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa al-Khowarizmi, dalam sebuah tulisan Arab berjudul “al jabr w’al-muqabala”
pada tahun 825 M.
Tulisan tersebut diterjemahkan dalam bahasa latin pada abad ke-12 berjudul “Algoritmi de numero Indorum atau Algoritmus on The Numbers of The Indians
Kata “Algoritmi” merujuk pada nama penulisnya, tetapi masyarakat menyalahartikan sebagai “calculation method”.